PEMUDA BERKARAKTER HARAPAN BANGSA


Oleh : Muhamad Pazri,SH,MH
(Presiden Direktur BORNEO LAW FIRM)

Pemuda dan masa muda merupakan tahapan hidup dan kehidupan manusia yang penuh vitalitas. Aktif, reaktif, kreatif, sekaligus idealis. Ketika penindasan sedang terjadi dalam suatu masyarakat dan bangsa, para pemuda tampil melakukan perlawanan. Ketika kebekuan sedang melanda kehidupan masyarakat, para pemuda muncul melakukan pendobrakan. Ketika terjadi pengerusakan terhadap nilai-nilai kehidupan, para pemuda tampil memberantas nya. Dan ketika kebencian kepada para Nabi, Utusan Allah melanda suatu kaum, para pemuda tampil menjadi pembela yang gigih, sekaligus menjadi pengikut-pengikut setia para Nabi. Itulah beberapa karakter kehidupan pemuda yang terukir indah kalam khasanah sejarah umat manusia. Pemuda-pemuda pilihan yang namanya telah diabadikan alam pentas kehidupan manusia sejak dahulu kala. “Pemuda adalah harapan bangsa”, “Pemuda adalah tulang punggung sebuah bangsa”, “Pemuda hari ini adalah pemimpin hari esok”. Itulah di antara jargon dan semboyan masyarakat yang seringkali terdengar ketika menyebut satu kelompok masyarakat yang dinamakan pemuda. Semboyan seperti itu agaknya bukanlah sesuatu yang berlebihan, mengingat begitu pentingnya eksistensi pemuda di tengah masyarakatnya.

 Sejarah  kaum muda adalah sejarah perubahan. Kalimat itulah yang seharusnya menjadi cerminan dan visi  besar kaum muda Indonesia kedepan. Bila dilihat dari sejarah pergerakan hingga sejarah kemerdekaan Republik Indonesia,tentu kita tidak dapat meremehkan kekuatan dan semangat kaum muda dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ingar-bingar arus informasi yang kian deras menerjang, membuat kita bertanya-tanya di manakah kontribusi pemuda bagi kemajuan bangsa ini ke depan,agar tidak jauh tertinggal mengejar peradaban dunia. Padahal masa depan suatu bangsa dapat diramalkan dengan melihat bagaimana kondisi pemudanya hari ini, hal ini dapat menegaskan kita kembali terkait posisi kita hari ini sebagai seorang pemuda Indonesia yang mempunyai tanggung jawab berat untuk meneruskan dan memperbaiki kondisi pembangunan bangsa di masa depan. Dimana kita ketahui bersama semangat kepemudaan kini semakin hari semakin tereduksi oleh segala realitas kehidupan dizaman modern seperti sekarang ini, yang begitu lekat dengan nuansa hedonis, pragmatis, materialis, indivialis dengan meninggalkan unsur “kepekaan “ melihat kondisi sekitarnya. Ketika kondisi ini terus “dibiarkan dan dibenarkan” pemuda Indonesia akan kehilangan jati dirinya sendiri dan karakter yang berimplikasi pada semakin kaburnya arah pembangunan bangsa dimasa depan. Sejarah telah membentuk citra pemuda sedemikian rupa ,maka selayaknya pemuda bergerak agar jaya dimasa depan,bukan sekedar menjadi kebanggaan dalam nostalgia masa lalu,kualitas masa depan bangsa adalah ditentukan oleh bagaimana karakter pemudanya hari ini untuk itu karakter pemuda Indonesia harus terus dikuatkan dan diberdayakan agar mampu memiliki kerakter kepemimpinan yang kuat serta mimilik daya saing guna menghadapi segala tantangan, kebutuhan, tuntutan di era global seperti saat ini. Tentu hal tersebut sangat relevan jika kita bandingkan dengan bagaimana seharusnya semangat kaum muda saat ini. Tantangan pemuda pada era globalisasi dan arus informasi saat ini adalah lunturnya semangat perjuangan nasionalisme dan kepedulian terhadap visi bangsa ke depan. Hal ini di tujukan dengan semakin menipisnya kepedulian pemuda karena budaya kebarat-baratan berupa hedonisme dan apatisme begitu merasuk ke dalam kehidupan keseharian pemuda pada umumnya.
Sebuah analogi penguat dimana, pemuda Indonesia kedepan harus memiliki karakter dan kepribadian yang kuat,  karakter yang dengan sendirinya mampu menebarkan energi positif dengan semangat kebangkitan negeri kesetiap insan muda penerus pembangunan dinegeri ini, sehingga sangat perlu untuk kita sebagai pemuda untuk berpikir lebih dalam dan merancang sebuah strategi khusus terkait bagaimana pemuda Indonesia dapat terbentuk sebagai pribadi-pribadi dengan karakter tangguh sehingga siap untuk menatap masa depan negeri ini dikemudian hari, bukan hanya siap untuk mengisi pembangunan namun juga mempunyai visi yang cerdas dalam memperbaiki kondisi negeri yang tengah murung ini.


Strategi Pemuda Menjawab Permasalahan Bangsa. 
1.      Membangun Karakter dan   Penguatan Intelektualitas  Diri
Pemuda sering disebut sebagai kelompok yang tercerahkan ( enlightenment ) hal ini didasarkan pada kesan bahwasanya pemuda mampu mengawal setiap perubahan karena mereka memiliki peendidikan,pengetahuan,dan pengalaman berorganisasi . Hal inilah yang kemudian dapat menjadi acuan kita untuk dapat membuktikan kembali peran strategis sebagai seorang pemuda yang kita miliki. Strategi pembangunan karakter dan kapasitas diri  menjadi point yang begitu penting dalam rangka menghasilkan pemuda yang mampu menjawab dan menyelesaikan setiap permasalahan hal ini dikarenakan perubahan tidak hanya dapat dilakukan secara utuh karena didorong oleh energi fisik yang kuat ,namun kering dalam pemahaman intelektual, sehingga untuk membangun suatu karakter diri yang kuat ,aspek intelektualitas ini harus senantiasa diperkuat . Begitupun saat dalam mengawal setiap permasalahan yang ada, tidak cukup hanya dengan aksi (unjuk rasa dll) akan tetapi gerakan  perubahan yang dilakukan harus memiliki strategi,dimana penguasaan terhadap stategi inilah yang meniscayakan adanya pemenuhan kapasitas intelektual dari generasi muda tersebut.  Dari sinilah kemudian langkah penyelesaian masalah kepemudaaan harus berawal dari penguatan kapasitas diri masing-masing intelektual muda dimana hal ini bisa didapat melalui penyelenggaraan pendidikan,baik formal,informal maupun organisasi sehingga saat kapasitas diri sudah terbangun secara kuat (kapasitas intelektual dan kapasitas organisasi ) akan muncul pemuda-pemuda dengan pemikiran tangguh sebagai nakhoda pembangunan negeri ini dimasa depan.
2.      Membangun Pemuda Berdaya Saing
Pemikiran dan semangat untuk terus membangun diri dengan berkompetisi secara sehat harus terus digemakan dalam pembangunan pemuda Indonesia ,dimana pemuda Indonesia harus dibekali dengan pengetahuan dan pengalaman yang kuat untuk mampu berdiri sebagai pemuda yang visioner kedepan ( mampu melahirkan pemikiran-pemikiran cerdas ) untuk mengangkat harga diri, kehormatan dan kedaulatan bangsa di tingkatan internasional. Pemuda harus mampu menerobos sekup-sekup kedaerahan ,nasional yang ada sehingga dengan pe,ikiran yang cerdas mampu berbicara dan berbuat banyak ditingkatan Internasional tanpa melupakan identitas negeri tercinta.
3.      Membangun Pola Kepemimpinan yang Kuat 
Pemuda dalam mengisi pembangunan bangsa,harus dibekali dengan pola kepemimpinan yang kuat yang memiliki karakter kontruktif dan jauh menatap kedepan (visioner). Pembentukan pola kepemimpinan yang kuat harus diasah melalui media-media organisasi kepemudaan dan social kemasyarakatan yang  secara tidak langsung harus kita akui mampu membentuk kemampuan kepemimpinan yang cerdas dan responsive terhadap problematika yang ada disekitarnya,Hal ini dikarenakan melalui wadah yang sederhana seperti demikian ruang-ruang kritis untuk  menganalisis dan memecahkan permasalahan yang harus dihadapi seorang pemimpin dapat terus terasah dan diimplementasikan dalam sekup terkecil,darisana kemudian dengan dinamika yang terus-menerus “berproses” dengan didukung sistem yang tepat akan mampu melahirkan pemuda-pemuda dengan karakter kepemimpinan yang kuat ,yang cerdas dalam melihat permasalahan dan mampu melakukan pembenahan (introspeksi ) terhadap kondisi kekinian dan menyiapkan segalanya terkait kebutuhannya dalam mengahadapi agenda kepemimpinan nasional. 
4.      Membangun Sinergisitas Antar – Pemuda
Ditengah kondisi bangsa yang begitu beragam (majemuk) hal ini murni menjadi sesuatu yang begitu penting, dimana perlu adanya agenda harmonisasi dimasyarakat untuk menghindari konflik-konflik yang sangat mungkin muncul dikalangan pemuda. Forum-forum yang dapat mengakomodir kemajemukan memiliki fungsi penting sebagai kawasan penyangga bila terjadi suatu ancaman yang mengusik rasa kondusif dikalangan pemuda Indonesia, Darisinilah pemuda dapat memainkan perannya sebagai garda terdepan untuk menjaga kondisi harmonis dilingkungan pergaulannya sendiri .Langkah untuk terus menjaga dan membangun sinergisitas dikalangan pemuda merupakan langkah strategis untuk terus membangun sikap kritisme pemuda dalam melihat permasalahan bangsanya dengan tidak menghilangkan (tetap manghargai) berbagai perbedaan yang ada dalam kemajemukan dalam satu kesatuan pemuda Indonesia.
5.      Membangun Kepekaan Sosial
Sebagai seorang pemuda Indonesia karakter untuk tetap peka melihat kondisi sekitar dan bangsa adalah kunci dari kebangkitan pemuda Indonesia, dimana dengan begitu melimpahnya problematika yang menghantui bangsa ini, kepekaan pemuda Indonesia sebagai generasi intelektual yang memiliki kapasitas diri kuat riil diperlukan untuk mampu membuka ruang berpikir dan memberikan solusi-solusi kontruktif untuk menyelesaikan permasalahan bangsa hari ini. Berbagai persoalan kebangsaan yang muncul tidak  ebitu saja selesai dengan sendirinya ,melainkan perlu keterlibatan pemuda untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut, Pemuda Indonesia bukan pribadi yang elitis melaikan pemuda yang mengabdikan dirinya sebagai pribadi yang senantiasa melakukan yang terbaik bagi masyarakat bawah.
6.      Penguatan Fungsi Organisasi Kepemudaan
Pemuda yang sering disebut sebagai generasi yang aktif melakukan pencarian jati dirinya, seringkali malakukan hal-hal yang tidak bisa ditebak dalam kehidupan masyatraktnya,sehingga ruang-ruang untuk menampung aspirasi pemuda ini memang sangat dibutuhkan. Wadah dalam bentuk organisasi kepemudaan ini merupakan wadah positif untuk menyalurkan sagala bentuk kreatifitas dan ide progresif yang dimiliki setiap pemuda sehingga pemuda dapat terhindar dari perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berkembang dimasyarakatnya. Dengan sistem yang dibangun dan dimiliki organisasi kepemudaan secara terukur kemudian dapat menghasilkan kader-kader potensial yang akan dapat berbicara dan berbuat banyak untuk pembangunan bangsa kedepan. Hanya saja dalam konteks kekinian organisasi-organisasi kepemudaan yang ada di Indonesia telah banyak dimasuki oleh kepentingan-kepentingan politis untuk pencapaian target kekuasaan pihak-pihak tertentu. Hal inilah yang kemudian perlu dibenahi kembali dengan penguatan Internal di organisasi kepemudaan yang ada sehingga peran positif suatu organasasi kepemudaan dapat dioptimalkan kembali untuk membentuk generasi emas ( kader-kader tangguh ) pembangunan bangsa masa depan.

Langkah-langkah mendasar  seperti inilah kemudian yang harus terus dikuatkan oleh pemuda Indonesia sebagai bentuk bagian dari strategi nyata dalam membentuk karakter pemuda sebagai penerus pembangunan bangsa. Diluar apa yang disebutkan diatas masih sangat banyak usaha yang dapat digali dan dilakukan pemuda Indonesia sebagai sarana dalam upaya mendukung pembangunan pemuda Indonesia yang berkarakter. Saya kira kita semua sepakat, kita tidak ingin kondisi bangsa ini semakin memburuk dan terus terpuruk,kita ingin bangsa ini kembali Jaya, kita harus kembalikan semangat kita sebagai generasi pembangunan bangsa bahwasanya kita mampu menunjukkan dan akan membuktikan  ditangan kita negeri ini akan dapat BANGKIT ,SEJAHTERA dan MERDEKA SEUTUHNYA, " Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah, berimagination. Gali ! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia" – Kutipan Pidato Bung Karno.  Hidup Pemuda Indonesia.

Advokat & Konsultan Hukum

DR Muhamad Pazri SH MH adalah advokat dan akademisi hukum terkemuka asal Kalimantan Selatan yang menjabat sebagai Direktur Utama Borneo Law Firm.