BERITABANJARMASIN.COM - Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi
Pengacara Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia Kalimantan Selatan (DPW
APPBJI KALSEL) melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) dan pembekalan
pengadaan barang dan jasa pemerintah pada Jumat - Minggu, 29- 31 2016
lalu di Hotel Queen City dan Hotel Palm Banjarmasin.
Ketua Umum DPW APPBJI Kalsel Bernardinus Doni SS,S.H.,M.M
mengatakan tujuan dari pengadaan bimtek dan pembelakan ini adalah untuk
memberikan pemahaman serta upaya peningkatan kapasitas sumber daya
anggota DPW APPBJI Kalsel. "Kami adakan ini agar anggota bisa
mengimplementasikannya dalam praktek beracara, serta pendampingan
menjadi konsultan hukum khususnya dalam bidang pengadaan barang dan
jasa," ujar Bernardinus Doni.
Pada bimtek dan pembekalan perdana ini, ujarnya, panitia
telah menyiapkan tenaga pengajar yang andal dan berpengalaman di bidang
ahli pengadaan barang jasa. Diantaranya diisi oleh H Edy Harianto, ST,
S.Sos, MT Ketua Umum Asosiasi Rekanan Konstruksi Indonesia (ARKINDO)
Kalimantan Selatan, H Sulkan SH MM (Inspektur Pembantu Wilayah IV
Inspektorat Kalimantan Selatan), Dr Galuh Tantri Narindra, ST,MT (Kepala
Bidang Penataan Ruang dan Bangunan Dinas Perumahan dan Permukinan
Kabupaten Banjar) serta Samsul Ramli, (Trainer Nasional Pengadaan
Barang dan Jasa pada LKPP RI). "Pembicaranya memang yang sudah ahli,"
tegas dia.
Sementara itu Muhamad Pazri SH MH, Sekertaris Umum DPW
APPBJI Kalsel memaparkan bahwa Bimtek ini diikuti oleh 34 orang
anggota. Kegiatan ini dilatarbelakangi masih sedikitnya ahli pengacara
pengadaan barang dan jasa di berbagai instansi se Indonesia.
Pazri berharap dengan adanya pelatihan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah ahli pengadaan barang dan jasa. "Dengan bimtek dan pembekalan beberapa anggota nantinya, tentu akan sedikit menambah kebutuhan tersebut. Pelatihan ini bukan hanya sekedar meraih sertifikat saja, melainkan juga ilmunya," terang mantan Presiden BEM Unlam ini.
Pazri berharap dengan adanya pelatihan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah ahli pengadaan barang dan jasa. "Dengan bimtek dan pembekalan beberapa anggota nantinya, tentu akan sedikit menambah kebutuhan tersebut. Pelatihan ini bukan hanya sekedar meraih sertifikat saja, melainkan juga ilmunya," terang mantan Presiden BEM Unlam ini.
Senada dengan Pazri, Darul Huda Mustaqim, selaku pengurus
juga merasa sangat bangga dan apresiasi lebih terhadap bimtek dan
pembekalan perdana ini. "Kami pengurus sangat bangga dan merasa kembali
haus akan ilmu khususnya dalam bidang pengadaan barang dan jasa dilihat
dari sudut pandang aspek hukumnya," kata Huda. [rel/sip]
